Kultum : Kunci Hidup Sukses

Apabila kita mau merujuk kepada firman Allah dalam Surat Al-Mukminuun ayat 1-6, maka ada lima kiat mencapai hidup yang sukses:

1. Orang yang beriman kepada rukun iman yang keenam. Iman adalah keyakinan yang merupakan fondasi dalam beragama. Di era globalisasi ini banyak sekali godaan yang akan membuat iman seorang goyang, yang kadang-kadang menjerumuskan orang kepada kemusyrikan dan ke-kafiran.

2.  Tetapi orang yang kuat imannya, apakah ia pejabat aparatur negara, hidupnya akan sukses dan bahagia, karena ia tidak mau menyelewengkan kekuasaan dan amanah yang diberikan kepadanya. Mereka yang banyak menghuni penjara saat ini adalah orang-orang yang tidak beriman.

3. Orang yang khusyuk dalam salatnya. Salat sebagai tiang agama yang harus didirikan oleh seorang muslim. Salatlah yang membedakan seorang muslim dengan orang kafir. Salat membentengi diri dari perbuatan keji dan munkar. (QS Al-Ankabuut 45). Orang yang memelihara salatnya maka akan bahagia dan sukses.

4.   Orang yang menjauhkan diri dari perbuatan keji dan perkataan yang tiada berguna (sia-sia). Perbuatan sia-sia dalam arti tidak mendatangkan manfaat, dicela oleh agama bahkan sampai di-kelompokkan orang-orang yang merugi. Sebaliknya Allah SWT memuji orang-orang yang melakukan perbuatan yang baik dan memberi manfaat kepada orang lain.

5.   Orang-orang yang membayar zakat. Sungguh beruntung orang bila harta yang diperolehnya telah sampai target haul dan hisab, maka zakatnya dikeluarkan untuk membantu sesama, untuk meringankan beban fakir dan miskin di samping bernilai ibadah di sisi Allah SWT dari zakat yang dikeluarkan, namun juga bagi muzakki akan mendatangkan manfaat. Hal ini sebuah simbol kesuksesan seseorang yang sekaligus lambang kesyukuran dalam berusaha dengan didatangkan rezeki yang lebih dan juga harta jadi bersih.

6.   Orang-orang yang menjaga kehormatan atau kemaluannya. Muncul kasus selingkuh merupakan singkatan dari “sebab lingkungan keluarga kurang utuh” salah satu faktor penyebabnya adalah kehormatan yang diumbar, kemaluan yang dipamerkan, aurat yang dipertontonkan, tertipu dengan rayuan iblis setan, sedangkan ajaran agama jelas dengan tegas mengharamkan pamer aurat dan demonstrasi kemaluan seperti firman Allah SWT dalam Alquran yang berbunyi: “Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak padanya.” (QS Nuur 31).
Kasus perselingkungan dan perbuatan mesum hampir setiap hari menghiasi halaman surat kabar. Semakin dirazia semakin muncul, penyebabnya tidak lain karena lemahnya iman dan tidak mampu memelihara kemaluan dan kehormatannya.

Oleh karena itu, mari kita sama-sama, mulai detik ini berubah, dari tidak baik menjadi baik, dari yang bermoral bejat ke bermoral baik, dari tidak beradab menjadi beradab, dari kelakuan binatang menjadi berprikemanusiaan, agar hidup kita penuh warna dan bermakna dihadapan Allah Azza Wajalla.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: